PERINGATI HARI AIDS, KPA BERSAMA PEMERINTAH MENGADAKAN TALKSHOW DAN PELAYANAN KESEHATAN

Wujud perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang mengidap virus HIV/Aids ODHA terus dilakukan. Dari mulai pemberian pelayanan kesehatan hingga himbauan terhadap ODHA agar tetap menjaga perilaku hidup sehat di lingkungannya, dan selalu menjaga agar tidak menularkan virus tersebut terhadap orang di sekelilingnya. Serta penyuluhan-penyuluhan yang dilakukan setiap saat kepada masyarakat yang mayoritas remaja atau pelajar yang rentan terhadap perilaku kehidupan bebas saat ini. Agar upaya pencegahan terhadap penyakit tersebut dapat intens dilakukan. Hal ini bertujuan semata-mata unuk menekan jumlah penderita virus HIV/AIDS dengan cara-cara pencegahan dan himbauan yang menurut data statistik semakin bertambah setiap tahunnya. Manurut data Statistik, Provinsi Jawa Timur peringkat kedua dengan penderita terbanyak setelah DKI Jakarta. Akumulasi dari tahun 2002 hingga tahun 2014 mencapai angka 530 penderita.

Peran aktif dalam menghadapi keadaan ini diwujudkan dengan diadakannya serangkaian kegiatan memperingati hari Aids sedunia tahun 2015 oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Gresik yang bersama dengan Pemerintah Kabupaten Gresik di WEP yang diadakan hari Sabtu (05-12-2015) hingga hari Minggu (06-12-2015) dengan tema “Perilaku Sehat”.

Menariknya, kegiatan yang dimulai hari Sabtu tersebut menampilkan kreasi carnival fashoin show dari para trans gender, tari kreasi dan mengajak beberapa komunitas yang ada di Gesik salah satunya komunitas Hijabee Gresik Community yang saat ini banyak diminati oleh para remaja. “Kami sangat mendukung kegiatan ini demi upaya pemerintah melakukan pencegahan terhadap penularan virus HIV yang sangat membahayakan itu” ujar Chusaini kepada Kabag Humas Suyono.

Tidak hanya penampilan dan hiburan semata, KPA juga mengadakan talkshow dan pelayanan kesehatan dari beberapa rumah sakit yakni RSUD Ibnu Sina, Semen Gresik, Rumah Sakit Muhamadiyah Gresik, Rumah Sakit Mabarrot Bungah dan Puskesmas Alun-alun Gresik di hari kedua.

Talkshow yang dihadiri narasumber dari Kementerian Agama Kabupaten Gresik, KPA Prov. Jatim serta LSM Mahameru dan dibuka secara resmi oleh Pj. Bupati Dr. H. Akmal Boedianto tersebut mengajak masyarakat khususnya para remaja untuk mengetahui deteksi dini, dampak bahaya dan cara pencegahan terhahadap virus membahayakan itu. Dalam sambutannya Dr. H. Akmal Boedianto mengatakan “Kerjasama Pemerintah dan swasta untuk menanggulangi penyebaran virus HIV/AIDS ini sangat perlu dilakukan, karena dampak yang ditimbulkan dapat menurunkan harapan hidup hingga 20 tahun” katanya. “ODHA jangan dijauhi, tetapi bantulah dengan memberikan pelayanan kesehatan terhadap mereka” tambahnya.(ia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *