Mau Menikah?, Ups, Tunggu Dulu...

Dibuat oleh Administrator pada tanggal 08 Januari 2018 pukul 02:50 (41 hits)

Anda mau Menikah? Sudah siapkah anda?, sudah sehatkah anda? Kenapa persiapan pernikahan harus juga memperhatikan kesehatan? Ya, kesehatan sangat penting sebelum kita menikah diantaranya, beberapa tes kesehatan menjelang menikah yang bertujuan untuk melihat apakah kedua pasangan sudah siap menikah atau belum secara fisik?. Selain itu, tes kesehatan pranikah ini berfungsi untuk menurunkan risiko penyakit-penyakit yang akan timbul baik dari laki laki maupun perempuan. Seringkali orang merasa tidak pernah punya riwayat apapun sehingga enggan untuk melakukan segala tes untuk persiapan menikah. Namun, ada pepatah “Lebih baik Mencegah daripada Mengobati”. Pepatah ini agaknya memang benar adanya, ketika suatu penyakit sudah menyerang tubuh, banyak kerugian yang akan ditanggung oleh seseorang selain biaya yang dibutuhkan lebih besar, waktu yang dihabiskan untuk proses pengobatan juga lebih panjang daripada proses pencegahan. Beberapa tes kesehatan yang bisa dilakukan pasangan sebelum menikah antaralain ditujukan untuk beberapa hal, pertama, mengetahui risiko penyakit genetik yang akan timbul ketika terjadi pernikahan baik itu Penyakit Menular Seksual (PMS) atau penyakit degeneratif, kedua, mempersiapkan untuk memiliki anak. Pertama, tes untuk mengetahui risiko penyakit yang akan timbul ketika terjadi pernikahan:

1. Pemeriksaan kesehatan menyeluruh (general checkup) untuk melihat potensi terjadinya penyakit degeneratif seperti, Diabetes Melitus, Kardiovaskuler, Tekanan darah tinggi, maupun Kanker. Dengan mengetahui riwayat penyakit ini, kedepannya kedua pasangan bisa mengatur kehidupan sehari-harinya dengan pola hidup sehat dan mencegah anak-anaknya agar tidak terkena penyakit yang sama dengan orangtuanya.

2. Pemeriksaan Penyakit Menular Seksual, untuk melihat apakah diantara kedua pasangan menderita PMS atau tidak sehingga tidak menularkan ke pasangannya. Sehingga, bisa dicegah ketika sebelum menikah disembuhkan terlebih dahulu penyakitnya.

3. Analisa hemoglobin untuk mengetahui adanya kelainan atau penyakit darah. Sebagai contoh, pemeriksaan gambaran darah tepi dilakukan untuk mengetahui kelainan penyakit darah, seperti thalasemia trait.

4. Pemeriksaan rhesus darah apakah termasuk resus positif atau rhesus negatif, namun, jika pasangan sama-sama dari Indonesia memiliki kemungkinan kecil untuk memiliki rhesus yang berbeda

5. Melakukan Imunisasi Tetatanus Toxoid (TT) untuk mencegah terjadinya infeksi tetanus. Kedua, Mempersiapkan untuk memiliki anak : 1. Pemeriksaan TORCH (Pemeriksaan TORCH untuk mendeteksi infeksi yang disebabkan parasit Toxoplasma, virus Rubella, virus Cytomegalo (CMV), dan virus Herpes yang bila menyerang pada perempuan di masa kehamilan pada janin (cacat janin), dan kelainan prematur. 2. Pemeriksaan LILA (Lingkar lengan Atas) unuk melihat berat badan ideal seorang wanita serta untuk melihat apakah wanita tersebut menderita Kekurangan Energi Kronis (KEK) sehingga bayi yang dilahirkan kelak tidak berisiko Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR), hal ini bisa diatasi dengan meningkatkan konsumsi ibu. 3. Pemeriksaan organ reproduksi apakah bisa berfungsi normal dalam produksi sel telur maupun sel sperma. Pemeriksaan diatas, bisa dilakukan sebulan sebelum menikah, selain siap-siap kebutuhan sebelum pernikahan jangan lupa juga mempersiapkan pemeriksaan kesehatan. (Diana F)