KABUPATEN GRESIK RAIH IDSA BIDANG KESEHATAN TAHUN 2015

Kembali Kabupaten Gresik meraih penghargaan Indonesia Digital Society Award (IDSA) tahun 2015. Kali ini penghargaan IDSA yang diraih Kabupaten Gresik untuk Kategori Bidang Kesehatan. Rabu malam Kemarin, (6/5) penghargaan tersebut diterima Wakil Bupati Gresik Drs. Mohammad Qosim, M.Si dari Menkominfo, Rudiantara di Mall Atrium Kota Kasablanka.   

Ajang penghargaan ini diselenggarakan oleh MarkPlus.Inc bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika dan PT. Telekomunikasi Indonesia (TELKOM). Menurut Pihak Panitia, Penghargaan IDSA dilaksanakan untuk memetakan, mengukur dan mengapresisasi kota-kota dan kabupaten-kabupaten di Indonesia terkait kesiapan memasuki era digital. Selain itu, juga sebagai salah satu upaya meningkatkan penggunaan Teknologi, Komunikasi dan Informasi (TIK) di tiap Kota/Kabupatennya.

 Dalam penilaiannya, Kabupate dan Kota dinilai berdasarkan pengisian Angket Potret Digitalisasi oleh Pemerintah Kota dan Kabupaten di seluruh Indonesia. Survei ke kalangan pemerintah daerah ini didasari oleh pengisian angket yang mereka isi dan dikembalikan ke panitia IDSA

 Survey ini diadakan dalam rangka untuk meningkatkan upaya digitalisasi dan peningkatan daya saing Kota dan Kabupaten di era globalisasi, komunikasi dan informasi. Kriteria penilaian IDSA didasarkan pada empat aspek (initiative, leadership, usership, dan benefit) dan dilakukan penilaian pada lima pihak (Pemerintah Daerah, Lembaga Pendidikan, Lembaga Pelayanan Kesehatan, UKM Swasta, dan Masyarakat).

Setelah penentuan finalis berdasarkan survey, maka para finalis ini diundang untuk mempresentasikan pencapaian TIK di daerahnya, dan kemudian dinilai oleh tim juri independen pada tanggal 6 Mei 2015 yang berlangsung di Mal Kota Kasablanka, Jakarta.

Sukses Kabupaten Gresik sehingga menerima Indonesia Digital Society Award (IDSA) tahun 2015, setelah sukses dalam penerapan dan pembangunan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bidang Pelayanan Kesehatan masyarakat. Seperti yang disampaikan Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim yang katanya, Gresik telah memenuhi criteria yang ditentukan panitia. “Survei penentuan penghargaan ini telah melibatkan sekitar 19.000 responden” kata Qosim.

Dalam penentuan kategori ini, tolok ukurnya adalah dampak yang dirasakan oleh lembaga pelayanan kesehatan terhadap inisiatif dan implementasi digitalisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap layanan kesehatan yang ada di wilayah Kabupaten Gresik. Tambah Qosim yang diampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Sugeng Widodo dan Direktur RS Ibnu Sina, dr Endang Puspitowati. (sdm)

Author: Dinas Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *